Tradisi Sedekah Laut Ditentang, Banyak Kalangan Meradang

Hits: 9

Acara sedekah laut di Pantai Baru, Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, batal digelar setelah sekelompok orang merusak properti di lokasi acara hari Jumat (12/10/2018) malam. Perusakan itu dilakukan karena sedekah laut dianggap bermuatan unsur syirik.

“Jam setengah 12 malam ada sekitar 50 orang datang dengan sejumlah motor, dua mobil dan ada satu mobil ambulan,” kata Tuwuh (48), warga Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, kemarin Sabtu, (13/10/2018).

“Setelah itu mereka merusak meja dan membanting kursi, diobrak-abriklah pokoknya sekitar 15 menit sambil minta acara dibatalkan karena syirik dan musyrik,” lanjutnya.

Selain itu, kata Tuwuh, perusak itu sempat memasang spanduk di sekitar lokasi acara yang bertuliskan ‘Kami Menolak Semua Kesyirikan Berbalut Budaya, Sedekah Laut atau Selainnya’. Tak berselang lama kemudian kelompok tersebut meninggalkan Pantai Baru.

Meski mengalami perusakan, sejak pagi hari warga yang tinggal di pesisir Pantai Baru sibuk menata makanan yang terdiri dari ayam suwir, lalapan dan nasi gurih ke dalam sebuah pincuk berwarna putih yang disebut takir. Selanjutnya, makanan yang diwadahi takir itu langsung dibagi-bagikan kepada warga dan pengunjung Pantai tersebut.

cyberjatim

Jembatan Pena Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *