Ketua Fraksi Partai Gerindra: Tidak Cukup Berkomentar, Hukum Ditegakkan, Tetapi Korban Jangan Ditelantarkan

  • Whatsapp

PAMEKASAN, CYBERJATIM.COM,- Tiga hari pasca terjadinya bentrok dalam aksi galian C ( Tambang Ilegal ) yang dilakukan PMII Kabupaten Pamekasan, didepan kantor Bupati Pamekasan banyak mendapatkan sorotan dari berbagai elit.

Sorotan tersebut dikarenakan dalam aksi tersebut terjadi sebuah kecelakaan saat bentrok hingga membuat kepala salah satu kader PMII dari Rayon Persiapan SAKERA PMII Pamekasan berdarah dan dilarikan kerumah sakit.

Diketahui sampai saat ini korban dugaan kekerasan yang dilakukan oknum keamanan tersebut masih terbaring lemas tak kuasa menahan  nyeri bekas jahitan dikepalanya.

Merasa prihatin dengan kejadian tersebut salah satu anggota DPRD Kabupaten Pamekasan Rida’i menyambangi rumah korban untuk memberikan semangat kepada korban dari pukul 21.00 Wib sampai 02.00. Sabtu malam ( 27 Juni 2020 )

” Sungguh kami menyayangkan dengan kejadian yang menimpa kader PMII, seharusnya hal seperti ini tidak terjadi pada siapapun yang mau menyuarakan keadilan, karena sejatinya demokrasi itu dilindungi oleh undang-undang”. Tegasnya

Rida’i yang saat ini menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pamekasan tersebut, selain  memberikan semangat juga memberikan biaya pengobatan kepada korban dan juga meminta kepada pihak kepolisian Polda Jawa Timur untuk serius menangani dugaan kasus kekerasan yang terjadi dalam aksi tersebut.

” saya selaku Anggota DPRD Pamekasan meminta kepada Polda Jatim untuk mengusut tuntas oknum pelaku kekerasan yang terjadi pada sahabat PMII, kami akan terus memantau dan mengawal semua ini karena merupakan tugas dan kewajiban kami sebagai penampung aspirasi rakyat, diluar itu juga perlu diperhatikan terkait kondisi korban, bukan hanya persoalan penegakan hukumnya, tetapi korban ini sangat perlu diperhatikan, mengingat persoalan nyawa manusia”. Tambah Rida’i

Lut

Pos terkait