PMII Pamekasan Beri Raport Merah Untuk Sang Bupati

  • Whatsapp

PAMEKASAN. CYBERJATIM.COM – Ditengah – tengah meluasnya sebaran Covid-19, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan mendapatkan raport merah tentang reformasi birokrasi dari pengurus Cabang PMII Pamekasan.

Moh. Lutfi mengatakan pemberian nilai raport merah terhadap orang nomor satu tersebut dikarenakan dinilai gagal dalam merealisasikan janji politiknya tentang reformasi birokrasi dilingkungan Pemkab Pamekasan yang saat ini memiliki jargon Pamekasan Hebat.

” PMII Pamekasan memberikan raport merah karena Pemkab Pamekasan gagal dalam hal reformasi birokrasi”. Tegas Lutfi ketua cabang PMII Pamekasan. Kamis, (30/04/2020).

Reformasi birokrasi atau rotasi jabatan yang dilakukan oleh Bupati Pamekasan sejauh ini tidak mampu menciptakan atmosfer baru untuk merubah Pamekasan lebih baik, karena pihaknya menilai dalam pergantian OPD tidak sedikit pimpinan tidak tepat.

“Ada aroma kolusi dalam reformasi birokrasi yang di gembor gemborkan tidak ada jual beli jabatan, Banyak dinas yang di isi oleh PLT & beberapa orang double jabatan,” ujarnya.

Lutfi sapaan akrabnya menyebutkan, ada beberapa OPD yang dianggap gagal. Misalnya Dinas sosial (Dinsos), Syaiful yang tidak kooperatif pimpinannya serta data yang dimiliki DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial) tidak sedikit yang amburadul.

“Dinsos tidak di ganti padahal sudah jelas gagal memetakan penyandang kesejahteraan sosial terbukti amburadulnya data. Misalnya data PKH, BPNT, BLT Kemensos dan BLT DD,” tandasnya.

Red

Pos terkait