Pamekasan Darurat Covid-19, KNPI Pasang Area Wajib Menggunakan Masker

  • Whatsapp

PAMEKASAN, CYBER JATIM – Menghadapi hari raya Idul Fitri jalanan dan tempat pusat perbelanjaan semakin ramai dikunjungi warga.

Sudah menjadi tradisi dan melekat dalam pribadi seseorang jika menghadapi hari-hari besar tidak terlepas dari membeli sembako dan pakaian baru.

H-7 lebaran Idul Fitri 1441 H kali ini ditafsir tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya dikarenakan berbenturan dengan kondisi bencana nasional yakni wabah virus corona.

Namun hal tersebut tidak melemahkan masyarakat Pamekasan untuk melupakan tradisi tahunan tersebut, seakan-akan virus corona hanya ” HOAX” belaka.

Padahal kita semua sudah mengetahui tingkat sebaran covid-19 semakin meningkat pertanggal 22 Mei 2020 jumlah ODP 465, PDP 43 dan Terkonfirmasi Positif 14, sesuai dengan peta sebaran yang dikeluarkan oleh Provinsi Jawa Timur.

Mengantisipasi semakin menyebar luasnya Covid-19 kembali mengetuk hati Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) untuk terus bergerak.

Noer Faisal M.H selaku koordinator bidang Monitoring dan kajian KNPI Jatim Care Covid-19 membagikan 1000 masker kepada pengunjung pasar malam dijalan Trunojoyo bekas PJKA sekaligus memasang himbauan wajib menggunakan masker guna mendorong kesadaran masyarakat akan Covid-19.

“1000 masker di eks PJKA baru selesai kami bagikan, skalian kita pasangi area wajib pakai masker “. Singkatnya

Diberitakan sebelumnya Faisal sapaan akrabnya yang juga mantan aktivis GMNI tersebut meminta kepada pemerintah untuk tetap fokus melaksanakan sosialisasi, dengan cara kecil seperti menggunakan masker, cuci tangan dan jaga pola hidup sehat.

” Gak usah anih – anih bikin program baru, seperti wacana pembentukan  kampung tangguh covid-19 , Maksimalkan dulu hal sederhana, pakai masker, cuci tangan dan jaga kesehatan mental, karena yang kita ketahui bersama penyebaran covid-19 melalui droplet ( percikan dahak atau bersin )”. Tambah Faisal

Luth

Pos terkait